Pemerintah: Lebih Aman Tidak Turunkan Harga BBM

KOMPAS.COM, JUMAT — Pemerintah menilai, lebih aman untuk tidak menurunkan harga BBM. Pemerintah mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga minyak dan produk turunannya terhadap subsidi bahan bakar minyak.

”Pemerintah ingin menyejahterakan rakyat, tapi jangan sampai kebijakan yang diambil justru ke depan memberatkan masyarakat dan keuangan negara,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, Kamis (5/3) di Jakarta.

Ia menegaskan, belajar dari pengalaman tahun lalu, subsidi BBM meleset jauh di atas kuota Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. ”Tahun lalu subsidi BBM dialokasikan Rp 125 triliun, realisasinya Rp 139 triliun. Tahun ini alokasi subsidi premium sekitar Rp 14 triliun, itu masih bisa naik lagi kalau harga minyak dan produk di pasar internasional naik,” ujar Purnomo.

Kurangi produksi

Purnomo beralasan, harga minyak masih ada kemungkinan untuk naik jika Organisasi Negara Pengekspor Minyak mengurangi produksi. Selain itu, anomali pasar produk BBM juga masih bisa terjadi.

Selain anggaran, pemerintah juga mempertimbangkan kondisi sektor riil dan daya beli masyarakat. ”Kalau premium kita turunkan, inflasi memang turun, tetapi dampak jika berikutnya harga BBM dinaikkan justru lebih besar,” ujarnya.

Purnomo mengaku belum bisa memprediksi harga BBM untuk bulan April. Ia mengatakan, kalaupun ada kenaikan, tidak akan melebihi harga Rp 6.000 yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 16 Tahun 2008.

Sebelumnya DPR menilai, pemerintah telah melanggar UU APBN karena tidak lagi menyubsidi, bahkan mendapat untung dari premium. Keuntungan dari premium periode Desember 2008-Januari 2009 mencapai Rp 3,3 triliun.

Pemerintah diperkirakan masih mendapat keuntungan sebesar Rp 40 per liter dari penjualan premium bulan Februari. DPR meminta harga diturunkan menjadi Rp 3.900 atau Rp 3.500 per liter.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: