TEUS-REWARD! -Sebuah Genderang Yang Harus Di Tabuh Kembali-

Pada tahun 2007 TPK Koja menorah prestasi yang cukup membanggakan yaitu mencapai through put sebesar 702.682 teus, jauh melebihi target yang telah ditetapkan yaitu 610.000 teus. Sebuah prestasi buah kerja keras dari seluruh karyawan. Sekali lagi, hasil tetesan keringat seluruh karyawan. Dan perlu dicatat bahwa hasil besar ini dicapai dalam segala keterbatasan yang ada. Salah satunya adalah kondisi peralatan yang kurang mendukung karena umur dan support spare part yang lemah ditambah tiadanya investasi peralatan yang baru.

Sudah sepantasnya hasil kerja keras karyawan diapresiasi dan dihargai. Pemberian Reward  pantas bagi prestasi ini. Untuk itulah SP TPK Koja menuntut pemberian Teus Reward kepada Direksi dan Pemilik KSO TPK Koja untuk diberikan kepada seluruh karyawannya. Besarannya adalah kurang lebih 11,9 Milyar. Angka ini berasal dari perhitungan yang mengikuti pola perhitungan royalty yang diberikan TPK Koja kepada PT. (Persero) Pelindo II sebagai pemilik, yaitu 10% dari kelebihan teus dari ambang produksi yang ditetapkan. Untuk tahun 2007 nilainya adalah 558.000 teus.

“Kenapa kita berhak mendapatkan Teus Reward?” Sederhana jawabannya. Para pemilik telah menempatkan modalnya di TPK Koja, dengan modal itu oleh kita  -para karyawan-, digunakan untuk melakukan proses produksi dan akhirnya menghasilkan profit bagi mereka. Kalau ada pertanyaan “anda kan sudah digaji?”, benar memang kita telah digaji oleh mereka, tetapi sebenarnya tuntutan dari gaji yang kita terima adalah produksi sampai pada target yang telah ditetapkan. Untuk hasil yang diatas target kita harus mendapat reward! Itu filosofinya!

 “Bagaimana dengan bonus?” Bonus lain lagi, bonus adalah pendapatan tahunan yang tidak berhubungan dengan target, berapapun throughputnya. Asal profit, kita mendapatkan bonus produksi.

Untuk itu, maka kami menghimbau agar kita merapatkan barisan, kuatkan persatuan, satukan langkah untuk mendapatkan sesuatu yang pantas kita raih. Ingat, TPK Koja menjadi seperti sekarang ini karena kita semua -karyawan-. Kitalah yang bahu membahu membangun, menjaga dan membesarkan TPK Koja dari nol. Jangan sampai keberhasilan TPK Koja hanya diklaim oleh segelintir orang saja. Dan jangan sampai ada orang yang muncul belakangan mengaku berjasa dan merasa pantas mendapatkan penghargaan yang luar bisaa dari pemilik. Kita harus yakin, pekerjalah yang lebih pantas mendapatkan itu semua. Tanpa pekerja, mereka tidak bisa berbuat apa-apa, tetapi siapapun mereka, kita tetap bisa berprestasi gemilang. So pantaslah kita yang diperhitungkan, maka “Bersiap-siaplah………..”

8 Tanggapan

  1. Mari kita rapatkan barisan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. Jagan sampai terpecah belah satu sama lainnya.

  2. Setuju Pak Nuri, merapatkan barisan juga bagian dari manifestasi amaliyah sholat berjama’ah (hikmahnya bagi kita dalam kehidupan sehari-hari)…. Hidup SP TPK Koja semoga bisa mengawal amanah tersebut.

  3. ana dukung perjuangan SP TPK KOJA untuk kesejahteraan karyawan TPK KOJA tercinta.

  4. Ada usulan dari temen2 untuk selalu meng”Update” perkembangan dari setiap proyek yang dilakukan oleh Pengurus SP dalam Mading SP atau Website . Trims

  5. ok deh…..

  6. maju trus pantang mundur SP……,Ayo kita rapatkankan barissan untuk satu tujuan. Smoga perjuangan sp mendapat rido dari Allah SWT .dan smoga cita2x sp tpk koja tercapai…….. AMIN .

  7. BUKA MATA,SEMUA ADA SOLUSINYA

    16 pelabuhan RI pakai ISPS code, masuk AS tak rumit lagi kini dengan melewati salah satu dari 16 negara pelabuhan tersebut Indonesia dapat lolos pemeriksaan. Menurut pejabat di Deperla Indonesia telah mengimplementasikan ISPS code berdasarkan hasil tinjauan yang dilakukan US Coast Guard. Jika tidak melalui 16 pelabuhan ini maka kapal-kapal yang berlabuh harus memalui pemeriksaan tambahan,pemeriksaan ini disebut Port Security Accesories (PSA) tutur salah satu pejabat di Deperla seperti yang dilansir di Detik.com. tanggal 28 Pebruari 2008.
    Bagaimana jika kapal yang sudah merapat disalah satu dari ke 16 negara tersebut kemudian sandar di TPK Koja, apakah masih terkena ketentuan PSA…?
    Terltulis juga ada tanggal 5 September 2007 berita di detik.com ”Gara-gara makam keramat, TPK Koja masuk daftar tidak aman”. Ini cukup mengganggu lalu lintas terminal kata Adpel tanjung priok saat itu. Akibatnya banyak warga yang keluar masuk terminal yang seharusnya steril dari aktifitas di luar terminal. Alasan itu pula yang dipergunakan US Coast Guard untuk menunjuk TPK Koja tidak aman.
    Masih berita di detik.com tanggal 14 September 2007 ;”Makam keramat Koja yang ’ditakuti’ paman Sam”. Awal September lalu US coat guard mengeluarkan peringatan bagi 10 pelabuhan di Indonesia yang tidak aman.Salah satunya adalah Terminal Petikemas Koja,Jakarta Utara.
    Alasan Amerika Serikat,TPK Koja dinilai tidak steril bagi lalu lintas bongkar muat internasional.Sebab,di komplek TPK Koja itu ada makam keramat yang masih utuh. Hal itu mendorong peziarah yang ingin menyambangi makam itu harus memasuki komplek terminal.Aktifitas peziarah itulah yang dinilai AS menjadikan TPK Koja tidak steril dan tidak aman.Benarkah demikian?detikcom berusaha memastikan dengan mengunjungi makam tersebut,Jum’at 1-9-2007 bertepatan pada hari ke 2 bulan Ramadhan.
    Kini ancaman penggusuran terhadap komplek makam itu semakin menguat. Terutama setelah ada peringatan dari US Coast Guard.Namun pihaknya meminta pemerintah tetap memberikan ruang bebas bagi keberadaan makam itu,solusinya kata Habib Ali,akan diberikan pedestrian khusus untuk peziarah.Menurut dia tiap malam jum’at,peziarah di makam itu bisa mencapai jumlah ratusan.Mereka menggunakan kendaraan pribadi atau mencarter bus.Bahkan dibulan tertentu seperti bulan safar jumlah pengunjung mencapai 1700 orang.

    Keterangan diatas kami sadur dari detikcom agar kita sebagai karyawan TPK Koja tahu yang sebenarnya tentang apa yang selama ini dibicarakan orang tentang keberadaan makam yang sebenarnya.
    Apakah ada kaitannya makam dengan kunjungan/penilaian US Coast Guard..?
    Apakah keberadaan makam mempengaruhi status ISPS di TPK Koja,Comply atau tidak.? Siapa yang dapat menjawab dengan sebenarnya tentang kedua pertanyan tersebut..?
    Lalu, mengapa berita terakhir yang dirilis US Coast Guard tanggal 25 Pebruari 2008,TPK Koja termasuk yang mendapatkan ketentuan-ketentuan masuk atau PSA (Port security advisory) bukan Acesories yang ditulis detikcom.Bahasa mudahnya TPK Koja belum comply….? PSA akan diterapkan di TPK Koja mulai 10 Maret 2008.
    Kenapa bisa tidak comply..apa karena makam…? Yang pasti adalah lakukan apa yang dipersyaratkan oleh US Coast Guard..! Apakah masuk akal yang diminta, apakah bermanfaat,apakah TPK Koja bisa melakukannya…..?? Jawabnya :

    Masuk akal…!Bermanfaat…! TPK Koja Bisa…!! Lalu dimana permasalahaannya..?? Buka Mata,semua ada solusinya…Peduli,concern dan Komit.

  8. ane salut tuk SPTPKK.perjuangannya sangat luar biasa.ane berdo’a supaya SPTPKK terus maju dan sukses.hormat tuk SPTPKK (KETUA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: