Tarif car terminal dinilai terlalu tinggi

JAKARTA, Bisnis Indonesia: Indonesia National Shipowners Association (INSA) mengusulkan tarif bongkar muat kendaraan di Jakarta Car Terminal (JCT) yang dipungut PT Pelabuhan Indonesia II tidak lebih dari 5% dari biaya pengangkutan kendaraan.

Ketua Bidang Roro (Roll On-Roll Off) Penumpang INSA Bambang Haryo mengatakan usulan itu juga mengacu kebijakan di negara lain agar pengguna pelabuhan, terutama pemilik barang, tidak dibebani biaya tinggi.

“Memang seharusnya tarif bongkar muat kendaraan di car terminal itu tak lebih dari 5% dari total biaya angkutannya,” kata Bambang di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dia menilai tarif bongkar muat di JCT yang rencananya ditetapkan Rp600.000 untuk mobil dan Rp1 juta untuk truk pengangkut alat berat masih terlalu mahal. Biaya bongkar muat itu mencapai 50% dari biaya angkutan antarpulau.

Dia menyatakan biaya transportasi Jakarta-Makasar Rp 1,5 juta, seharusnya biaya bongkar muat sekitar Rp75.000 per unit mobil. Bambang menambahkan biaya bongkar muat di kapal roll on-roll off pun sebenarnya tak menuntut biaya besar karena tak memerlukan penanganan (handling) dan peralatan canggih di pelabuhan.

Oleh sebab itu, dia mengharapkan penetapan tarif bongkar muat itu dapat dikaji secara mendalam dan transparan agar tak memberatkan pengguna pelabuhan dan pemilik barang. “Sesuai regulasi tentang mekanisme penghitungan tarif jasa kepelabuhan, penetapan tarif harus transparan.”

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha Pelindo II Supadi SW sebelumnya mengatakan Menhub menyetujui tarif jasa bongkar-muat kendaraan melalui JCT di Pelabuhan Tanjung Priok.

Tarif itu yang diusulkan Pelindo II berdasarkan kesepakatan dengan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Tanjung Priok.

Pada tahap awal, kata Supadi, Pelindo II akan memberlakukan tarif promosi (diskon) untuk seluruh pengguna jasa di terminal tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh Bisnis, tarif bongkar-muat di terminal khusus kendaraan diusulkan kepada Menhub sejak 28 Agustus 2007.

Usulan tersebut yaitu tarif bongkar-muat sepeda motor Rp150.000 per unit, mobil (sedan, minibus, dan sejenisnya) Rp600.000 per unit, serta truk dan sejenisnya Rp800.000 per unit. (k1)

Oleh Hendra Wibawa

Bisnis Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: